Kapolres Hadiri Pelantikan 154 Kades, Bupati Asep Tekankan Kolaborasi dan Pemerataan Pembangunan

 

Bekasi,mascipol.id – Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan 154 Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades 2026 Masa Bakti 2026–2034 di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (4/11/2026), turut dihadiri Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang.

Kehadiran Kapolres menjadi perhatian tersendiri di tengah prosesi pelantikan. Selain unsur Forkopimda, kehadiran Andi Oddang menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran kepolisian dalam menjaga kondusivitas pasca-Pilkades.

Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja yang melantik para kades menyampaikan apresiasi atas kehadiran Forkopimda, termasuk Kapolres. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menjalankan program prioritas daerah.

“Ini awal mulanya kita bekerja. Pertama, kita harus amanah dan menjaga diri sebagai pemimpin kepala desa. Kita juga harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujar Asep.

Dalam kesempatan itu, Asep mendorong kolaborasi antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menjalankan program prioritas daerah serta pemerataan pembangunan.

Salah satu rencana yang disiapkan yakni mengupayakan tiga titik pembangunan prioritas di setiap desa agar kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi secara lebih adil.

Ia menjelaskan, terdapat tiga prioritas yang menjadi perhatian Pemkab Bekasi, yakni infrastruktur, kesehatan, dan perizinan. Ketiga bidang tersebut perlu disinergikan dengan kebutuhan pembangunan di tingkat desa.

Asep juga menyoroti masih adanya desa yang setiap tahun mengikuti Musrenbang, tetapi belum mendapatkan pembangunan sesuai kebutuhan. Untuk itu, ia ingin pemerataan pembangunan menjadi perhatian dalam penyusunan program ke depan.

“Saya ingin setiap desa mempunyai tiga titik pembangunan yang memang mendesak, dengan skala prioritas. Saya tidak mau ada desa yang setiap tahun ikut Musrenbang, tetapi tidak pernah mendapatkan pembangunan,” ungkapnya.

Rencana tersebut akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Bekasi. Kolaborasi dengan anggota legislatif diperlukan agar aspirasi masyarakat dan kebutuhan setiap desa dapat diselaraskan.

Selain pembangunan fisik, Asep merencanakan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui roadshow ke setiap kecamatan mulai Januari 2027. Kegiatan yang direncanakan berlangsung setiap Rabu itu akan menghadirkan pelayanan dasar, seperti administrasi kependudukan, pembayaran PBB, serta layanan bagi pelaku UMKM.

Pemerintah daerah juga akan memfasilitasi informasi dan akses lowongan pekerjaan secara daring dari perusahaan-perusahaan di kawasan industri.

“Nanti setiap kecamatan akan ada pelayanan dasar untuk masyarakat desa. Ada pelayanan KTP, KK, PBB, UMKM, dan juga informasi lowongan kerja online. Saya ingin datang langsung ke masyarakat, bukan hanya menunggu mereka datang,” jelasnya.

Asep berharap 154 kepala desa yang baru dilantik dapat mengambil peran aktif dalam menyukseskan agenda tersebut, mulai dari menyampaikan kebutuhan warga hingga mengoordinasikan pelayanan dan pembangunan bersama pemerintah daerah.

Ia juga mengingatkan agar kades memiliki empati terhadap seluruh masyarakat, termasuk warga yang sebelumnya memiliki pilihan berbeda dalam Pilkades. Menurutnya, tidak boleh ada perlakuan yang dibedakan berdasarkan dukungan politik.

“Semua adalah masyarakat saya. Saya berharap kepala desa yang terpilih juga memiliki empati kepada teman-teman kita yang belum terpilih, karena mereka juga akan menjadi bagian dari kita semua,” katanya.

Kehadiran Kapolres Kombes Pol Andi Oddang dalam pelantikan tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan kepolisian terhadap stabilitas keamanan dan kelancaran pemerintahan desa yang baru.

Asep menegaskan, kepemimpinan harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pemimpin itu ibadahnya adalah kebijakan. Karena itu, kita tekankan kebijakan yang diambil harus pro-rakyat,” tandasnya.