CIKARANG TIMUR — Personel gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Timur disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petunjuk Teknis Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) se-Kabupaten Bekasi.
Kegiatan pengamanan itu berlangsung di Gedung Graha Pariwisata, Cikarang Timur, pada Rabu (26/8). Apel pelayanan pengamanan digelar sebagai langkah awal mengawal pesta demokrasi tingkat desa.
Apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kapolsek Cikarang Timur, M. Jamaludin. Sejumlah fungsi kepolisian dikerahkan, mulai dari lalu lintas, sabhara, intel, hingga personel pendukung lainnya.
M. Jamaludin menegaskan kehadiran aparat gabungan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta bimtek. “Kami pastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak ada gangguan yang menghambat jalannya demokrasi di desa,” ujarnya.
Bimtek Petunjuk Teknis Pilkades diikuti oleh perwakilan panitia pemilihan dari seluruh desa di Kabupaten Bekasi. Materi yang disampaikan mencakup tahapan pencalonan, pemungutan suara, penghitungan, hingga penanganan potensi konflik.
Kabupaten Bekasi dijadwalkan menggelar Pilkades serentak dalam waktu dekat. Oleh karena itu, kesiapan teknis dan faktor keamanan menjadi prioritas utama pemerintah daerah bersama aparat keamanan.
Selama kegiatan, tim gabungan melakukan sterilisasi area gedung, pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta patroli pemantauan situasi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan kamtibmas.
Sinergi juga dibangun bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bekasi dan panitia penyelenggara. Koordinasi ini penting agar seluruh informasi teknis Pilkades tersampaikan dengan baik ke tingkat desa.
“Pengamanan tidak hanya saat bimtek hari ini. Kami akan terus siaga sampai seluruh tahapan Pilkades selesai dilaksanakan,” tambah M. Jamaludin.
Dengan pengamanan gabungan sejak dini, diharapkan pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Bekasi dapat berjalan aman, damai, dan demokratis. Warga pun diimbau untuk ikut menjaga kondusivitas dan berpartisipasi dalam memilih pemimpin desa.
