BEKASI – Situasi Kecamatan Cikarang Timur terpantau aman dan kondusif. Kepolisian mengawal penuh rangkaian pengundian nomor urut calon Kepala Desa sekaligus Deklarasi Damai Pilkades di enam desa, Rabu 9 September 2026.
Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Cikarang Timur Kompol Perida Apriani Sesira, S.I.K., M.H. Enam desa yang menjadi lokasi kegiatan yaitu Desa Jatireja, Jatibaru, Karangsari, Labansari, Cipayung, dan Hegarmanah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan Pilkades Serentak masa bakti 2026–2034. Panitia di masing-masing desa menggelar acara sejak pagi dan dihadiri ratusan warga serta para simpatisan calon.
Dalam pengamanan tersebut, Polsek Cikarang Timur menerjunkan personel gabungan bersama unsur TNI melalui Operasi Wibawa Mukti 2026. Petugas ditempatkan di titik-titik strategis mulai dari balai desa hingga akses jalan masuk.
Hasilnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib tanpa gangguan berarti. Warga mengikuti prosesi pengundian dengan tertib, sementara aparat melakukan sterilisasi dan pemantauan di sekitar lokasi.
Usai pengundian, para calon Kades menandatangani Deklarasi Pilkades Damai. Ikrar tersebut berisi komitmen untuk menjaga sportivitas, tidak melakukan politik uang, dan tidak memecah belah masyarakat.
Kompol Perida menyampaikan deklarasi ini penting untuk menciptakan iklim demokrasi yang sejuk di tingkat desa. “Kami ingin Pilkades berjalan damai. Beda pilihan itu biasa, tapi persatuan harus tetap dijaga,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal panitia, masa kampanye akan berlangsung selama lima hari. Kampanye dimulai 12 September hingga 16 September 2026, dengan jam pelaksanaan pukul 07.00 sampai 17.00 WIB.
Polisi mengimbau seluruh tim sukses dan simpatisan agar menaati aturan kampanye. Kampanye dilarang menggunakan isu SARA, ujaran kebencian, dan tindakan yang dapat memicu konflik.
“Kami minta semua pihak ikut menjaga kondusivitas. Bila ada potensi gangguan segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat,” tambah Kapolsek.
Dengan pengamanan yang berjalan baik, tahapan Pilkades di enam desa Cikarang Timur diharapkan dapat dilanjutkan hingga hari pencoblosan tanpa hambatan. Polri dan TNI berkomitmen mengawal demokrasi desa hingga tuntas.
