Warga Pasiran Jaya Gelar Musyawarah, Bentuk Tim Swadaya Perbaikan Jalan Poros Hasan Bulan Sambil Tunggu Dana Pemkab

TULANG BAWANG – Warga Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulang Bawang menggelar musyawarah penting untuk membahas perbaikan Jalan Poros Pasiran Jaya – Hasan Bulan, Sabtu 9/5/2026.

Musyawarah yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.08 WIB tersebut dihadiri unsur masyarakat dan perangkat kampung, di antaranya Sugeng Waluyo dari Blok Pasar Pasiran Jaya, Tanzilah selaku BPK Hasan Bulan 1, Legiman selaku Kadus Hasan Bulan 3, dan Pak Ribut dari Hasan Bulan.

Hadir pula Haji Naryo sebagai Operator Kampung, Kepala Kampung Pasiran Jaya Haji Sunoko S.T, Andre selaku Kaur Pasiran Jaya, serta Sudir dari BPK Hasan Bulan 2 dan 3. Pertemuan menghasilkan kesepakatan awal sebagai kerangka rapat besar di Balai Kampung.

Fokus musyawarah adalah penyusunan langkah swadaya perbaikan Jalan Poros Pasiran Jaya – Hasan Bulan. Jalan berstatus jalan kabupaten sepanjang 12 kilometer tersebut saat ini kondisinya rusak parah dan menjadi keluhan utama warga selama bertahun-tahun.

Perwakilan warga, Pak Ribut, menjelaskan bahwa musyawarah menghasilkan tiga poin pokok kerangka rapat. Pertama, pembentukan Tim Pelaksana yang akan mengatur jadwal kerja, pembagian tugas, dan pengawasan di lapangan.

Kedua, perumusan konsep swadaya dan pola gotong royong. Hal ini mencakup mekanisme kerja sama antarwarga serta pembagian tanggung jawab agar perbaikan berjalan efektif dan semua pihak merasa memiliki.

Ketiga, penetapan besaran swadaya. Poin ini membahas kontribusi warga, baik berupa tenaga, pemikiran, maupun material, yang akan disepakati bersama agar tidak memberatkan dan mencukupi kebutuhan perbaikan darurat.

Pak Ribut menegaskan bahwa perbaikan swadaya ini bersifat darurat untuk memperlancar akses warga, terutama anak sekolah, sambil menunggu alokasi dana Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang direncanakan turun pada tahun anggaran 2027.

Diketahui, rencana perbaikan permanen jalan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,2 Miliar. Namun kondisi jalan yang dikenal warga sebagai “Jalan Kobangan Babi” sudah tidak bisa ditoleransi lagi karena berlubang, becek, dan membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan jalan selama ini berdampak pada tingginya biaya perawatan kendaraan, risiko kecelakaan, terhambatnya distribusi hasil bumi, serta keterlambatan pelajar menuju sekolah, khususnya saat musim hujan.

Meski status jalan merupakan jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab Pemkab Tulang Bawang, warga berinisiatif melakukan perbaikan sementara secara swadaya agar jalur tersebut bisa dilalui dengan lebih aman.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan kedewasaan warga Pasiran Jaya. Masyarakat tetap menghormati proses pemerintahan, namun memilih tidak berdiam diri melihat akses vital kampung terus memburuk.

Kerangka hasil musyawarah akan dibawa ke rapat besar di Balai Kampung untuk disepakati seluruh warga. Setelah itu, tim pelaksana akan segera dibentuk dan kegiatan gotong royong perbaikan jalan langsung dijalankan.

Warga berharap inisiatif swadaya ini dapat memperlancar aktivitas harian dan menjadi solusi jangka pendek. Harapannya, saat dana pemerintah turun pada 2027, Jalan Poros Pasiran Jaya – Hasan Bulan dapat dibangun permanen menjadi lebih kokoh dan layak.