Warga Mega Regency Blok H Desa Sukasari Adakan Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

IMG 20220918 WA0113

Kabupaten Bekasi,mascipol.id – Puluhan warga RW 009 yang terdiri dari RT 1,2,3,4,5 dan 6 kerja bakti membersihkan gorong-gorong dan saluran air di sepanjang jalan Perumahan Mega Regency blok H RT 003/009 , Minggu (18/09/2022) Pagi.

Kegiatan kerja bakti kali ini berada diwilayah RW 009. Warga guyup rukun bergotong royong membersihkan gorong-gorong.

Ketua RW 009, Yulianto mengatakan, aksi bersih-bersih saluran di permukiman warga ini sebagai upaya antisipasi genangan air yang dikhawatirkan akan menyebabkan banjir.

“Sejak pagi tadi kita bersihkan bersama warga RT 001 sampai dengan 006 juga bersama-sama dengan team relawan Desa Tanggap Bencana dari desa Sukasari,” ujar Yulianto.

Yulianto menjelaskan, kerja bakti kali ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan gorong-gorong dari sampah. Melalui cara demikian, saluran diharapkan dapat lebih cepat mengalirkan air dan tidak sampai memicu genangan air saat diguyur hujan.

“Target kita hari ini seluruh gorong-gorong sudah bebas dari sampah dan lumpurnya kita angkut juga,” ungkapnya.

Salah satu team relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) desa Sukasari, Subekhi mengatakan, pembersihan saluran air memang sudah direncanakan sebelumnya karena banyaknya tumpukan sampah dan rumput disekitar saluran air.

“Tumpukan sampah dan banyaknya tumbuhan di saluran air ini, dikhawatirkan akan menghambat aliran air yang dapat mengakibatkan air naik kepermukaan dan mengakibatkan genangan air, apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini,” terangnya.

Oleh karenanya, team DestanaRW desa Sukasari bersama Ketua RW 009 dan warga kompak untuk turun membersihkan gorong-gorong dan saluran air bersama-sama.

“Pihaknya akan terus mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan minimal tidak membuang sampah di sekitar saluran air maupun saluran irigasi yang dapat mengganggu kelancaran aliran air,” ungkapnya.

Kepala Desa Sukasari, Muhamad Nur Solehudin mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud sinergitas pemerintah desa bersama masyarakat dalam mengantisipasi banjir di musim hujan.

“Dengan gotong royong, pekerjaan dapat selesai dengan cepat. Sekaligus menjalin silaturahmi dan kekompakan,” kata Muhamad Nur Solehudin, Kepala desa Sukasari yang akrab disapa bang Edo.

“Saya harap masyarakat desa mengembalikan semangat gotong royong dan kerja bakti, karena itu budaya kita,” tukasnya. (Wati)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *