Orientasi Kepemimpinan Sespimma Angkatan 76 Digelar di Cikole dan Gunung Puteri

BANDUNG BARAT – Sebanyak 126 peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah / Sespimma Polri Angkatan 76 mengikuti Orientasi Kepemimpinan di kawasan Cikole dan Tugu Sespim Gunung Puteri, Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan dimulai sejak pukul 05.15 WIB dengan apel pagi.

Orientasi tahun ini dikemas berbeda. Para serdik diajak menaklukkan medan offroad menggunakan kendaraan Range Rover klasik tahun 60-an milik warga lokal. Jalur berbatu dan menanjak sengaja dipilih untuk membangun mental kepemimpinan, kerja sama, dan kemampuan mengambil keputusan di situasi tidak terduga.

Rombongan kemudian berhenti di Warung Pak Kumis. Di titik ini, para peserta didik mengikuti serangkaian permainan lapangan yang dirancang panitia. Setiap skenario menguji kecepatan berpikir, kekompakan tim, kreativitas, serta kemampuan problem solving para calon pemimpin Polri tersebut.

Widyaiswara menekankan, seorang perwira Polri di masa depan harus siap menghadapi dinamika lapangan. “Kepemimpinan bukan hanya di ruang kelas. Di sinilah mental, karakter, dan naluri komando ditempa,” ujar salah satu instruktur kepada peserta.

Usai kegiatan di Cikole, pasukan bergeser menuju lokasi sakral bagi keluarga besar Sespim Polri, yakni Tugu Sespim di Gunung Puteri dengan ketinggian 1.587 meter di atas permukaan laut. Perjalanan dilakukan secara tertib dan penuh semangat.

Puncak kegiatan adalah Upacara Penyiraman Air Kepemimpinan. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Midi Siswoko Wau, S.I.K. Hadir pula Kepala Sespimma Brigjen Pol. Victor Togi Tambunan, S.I.K, beserta pejabat utama dan widyaiswara Sespim Polri.

Dalam amanatnya, Irjen Midi Siswoko Wau menyampaikan bahwa penyiraman air memiliki makna simbolis. Air melambangkan penyucian niat, integritas, dan komitmen untuk menjadi pemimpin yang mengayomi serta melayani masyarakat dengan hati bersih.

Suasana upacara berlangsung khidmat di tengah udara sejuk pegunungan. Seluruh 126 serdik mengikuti prosesi dengan sikap sempurna. Para pejabat dan instruktur turut memberikan motivasi agar para peserta mampu menjadi pemimpin yang bijaksana dan bertanggung jawab.

Upacara kemudian ditutup dengan pelepasan burung dara. Tradisi ini menjadi simbol harapan agar para perwira muda Polri ke depan membawa misi perdamaian, keadilan, dan pengabdian terbaik untuk bangsa.

Dengan selesainya orientasi kepemimpinan ini, Sespimma Angkatan 76 diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tubuh Polri. Mereka diproyeksikan sebagai pemimpin yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga humanis dan dicintai masyarakat.

#Sespimma76 #LemdiklatPolri #OrientasiKepemimpinan #PolriPresisi