KASAD Resmikan Jembatan Gantung “Merah Putih” di Cibarusah, Pejabat Tinggi TNI AD Hadir Lengkap

BEKASI – Warga Kampung Cilodong, Desa Ridho Manah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi akhirnya memiliki akses baru. Jembatan Gantung Merah Putih sepanjang 80 meter resmi diresmikan, Kamis (13/8/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB di lokasi jembatan, Kp. Cilodong RT 02 RW 04.

Jembatan ini dibangun melalui program TNI Angkatan Darat bersama masyarakat. Penanggung jawab kegiatan adalah Dandim 0509/Kab. Bekasi Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I. Proses pengerjaan memakan waktu hampir dua bulan.

Sekitar 400 orang menghadiri acara tersebut. Terdiri dari unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang antusias menyaksikan momen bersejarah itu.

Peresmian juga disaksikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kehadiran Presiden secara daring menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap pemerataan infrastruktur di desa.

Turut hadir mendampingi KASAD sejumlah pejabat tinggi TNI AD. Di antaranya Wakil KASAD Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa dan Irjenad Letjen TNI Erwin Djatniko.

Hadir pula Koorsahli Kasad Letjen TNI Muhammad Zamroni, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, dan Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi.

Dari jajaran Markas Besar TNI AD, tampak para Asisten KASAD. Yakni Mayjen TNI Tato Hadiyan selaku Asrena, Mayjen TNI Drajad Brima Yoga Asintel, Mayjen TNI Aminton Manurung Asops, Mayjen TNI I Wayan Suarjana Aspers, Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan Aslog, dan Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen Aster.

Jajaran Korem 051/Wijayakarta juga hadir lengkap. Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Mohammad Benrieyadin, Kasrem Kolonel Inf Slamet Supriyanto, Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf Horas Sitinjak, serta para Kasi Korem 051/Wkt.

Turut hadir Kapusziad Mayjen TNI Budi Hariswanto dan Dandenpom Jaya/2 Cijantung Letkol Cpm Stevanus Purba. Kehadiran mereka menambah khidmat acara peresmian.

Dari Kodim 0509/Kab. Bekasi hadir Kasdim Mayor Inf Zaenal Arifin, para Pasi, dan seluruh Danramil se-Kodim 0509. Pasi Komsos Korem 051/Wkt Mayor Arh Joedi Narto juga tampak hadir.

Letkol Inf Michael Ronald dalam laporannya menyampaikan, jembatan ini menjadi salah satu yang terpanjang di Kabupaten Bekasi. “Jembatan ini panjangnya 80 meter dan menjadi salah satu yang terpanjang di Kabupaten Bekasi. Proses pengerjaannya hampir dua bulan dengan melibatkan prajurit TNI Angkatan Darat bersama masyarakat,” ujarnya.

Fungsi utama jembatan adalah membuka keterisolasian antar kampung. Sebelumnya warga harus memutar jauh atau menyeberang sungai dengan risiko tinggi, terutama saat musim hujan.

Dengan adanya jembatan, akses anak-anak ke sekolah, warga ke tempat ibadah, dan aktivitas ekonomi warga menjadi lebih mudah dan aman. Mobilitas masyarakat pun dipastikan meningkat.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan jembatan dilakukan berdasarkan survei kebutuhan di lapangan. TNI AD akan terus membangun jika masih ditemukan wilayah yang kesulitan akses.

“Tahun ini Presiden sudah menyiapkan dukungan untuk 5.000 jembatan. Saat ini sekitar 2.500 jembatan tengah berjalan di sejumlah daerah,” kata KASAD.

Selain jembatan, TNI AD juga membangun sarana sumber air bersih di lokasi yang sama. Maruli menargetkan 5.000 titik air bersih selesai hingga akhir 2026 sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

KASAD mengajak warga menjaga fasilitas yang telah dibangun. “Kerja sama dengan masyarakat sangat diperlukan. Gotong royong membuat masyarakat merasa memiliki,” tutupnya.