LEMBANG, JABAR – Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah atau Sespimma Angkatan 76 mengikuti kegiatan Manajemen Training Level sebagai bagian dari proses pendidikan pembentukan perwira Polri. Kegiatan berlangsung di Lembang, Jawa Barat, Selasa 18 Agustus 2026.
Rangkaian diawali dengan apel pagi secara khidmat. Apel menjadi momentum pembentukan kedisiplinan dan kesiapan peserta sebelum memasuki materi pembelajaran.
Usai apel, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal. Hasilnya akan menjadi dasar penguatan materi selama program berlangsung.
Dalam MTL kali ini, peserta dibagi ke dalam enam kelompok belajar. Metode ini dirancang untuk mendorong kolaborasi, diskusi, dan pertukaran gagasan antar peserta. Menariknya, komposisi kelompok sengaja diacak agar peserta terbiasa beradaptasi dengan tim dan lingkungan kerja yang berbeda.
Materi yang diberikan tidak hanya seputar kepemimpinan atau leadership yang pernah diterima saat menjadi perwira muda. Peserta juga dibekali pemahaman manajemen lini menengah hingga strategic management tingkat tinggi.
“Kepemimpinan tidak cukup hanya teori. Seorang pemimpin harus mampu membaca situasi, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan mengelola potensi tim,” ujar salah satu pengajar dalam kegiatan tersebut.
Puncak pembelajaran MTL akan diakhiri dengan kegiatan lapangan. Kegiatan itu menjadi pengantar dari rangkaian pendidikan kepemimpinan yang akan dijalani peserta selama kurang lebih empat bulan ke depan.
Dengan mengusung semangat “Angkatan Jaya Guna”, Sespimma Angkatan 76 diharapkan mampu melahirkan perwira Polri yang unggul dalam kepemimpinan, manajerial, komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi. Mereka juga diharapkan hadir sebagai _Agent of Change_ bagi institusi Polri dan masyarakat.
