Akses Warga Cikarang Timur Kini Lancar, Jembatan Merah Putih Polri Diresmikan

 

Bekasi – Kampung Tengah dan Kampung Kalenderwak di Desa Karangsari kini tak lagi terpisah oleh kendala akses. Jembatan Merah Putih Presisi Polri resmi dibuka untuk umum pada Kamis 23 April 2026.

Pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas keluhan warga yang selama ini kesulitan melintas. Jalan penghubung sebelumnya dinilai tidak layak dan membahayakan, terutama saat musim hujan.

Peresmian dilakukan Kepala Desa Karangsari Baok Umbara disaksikan sekitar 50 warga RT 03 RW 06. Hadir pula Ketua BPD Aswin Sanjaya serta tokoh agama dan pemuda yang ikut menyemarakkan acara.

Dari unsur kepolisian, hadir Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur AKP Odo Supaendi mewakili Kapolsek Kompol Sugiharto, S.H. Ia bertindak sebagai Perwira Pengendali bersama Wadanyon D Pelopor Kompol Darkum dari Brimob Den D Pelopor.

Kehadiran Polri dalam pembangunan ini bukan hanya bentuk pengamanan. Jembatan ini merupakan bagian dari program Presisi Polri yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah.

Warga menyambut baik fasilitas baru tersebut. Jembatan ini diharapkan memperlancar aktivitas sehari-hari, mulai dari anak sekolah hingga warga yang hendak bekerja dan berdagang.

Pemotongan pita menjadi penanda jembatan sudah bisa digunakan. Acara berlangsung hangat dengan suasana kekeluargaan antara aparat dan masyarakat setempat.

Kemeriahan ditambah dengan pertunjukan seni Topeng Banjet dari grup Erna Cahaya Putra Mandiri. Hiburan tradisional ini menjadi penutup yang menyatukan warga dalam suasana akrab.

Kepala Desa Baok Umbara menyebut jembatan ini sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat. Infrastruktur yang baik diyakini bisa mengurangi potensi konflik sosial akibat keterisolasian wilayah.

Dengan beroperasinya jembatan, mobilitas warga dua kampung kini lebih aman. Polsek Cikarang Timur berharap fasilitas ini juga bisa memperkuat rasa aman dan kebersamaan di lingkungan desa.