Sinergi Polisi dan Masyarakat, Apel Sabuk Kamtibmas Serang Baru Libatkan Ratusan Personel

Bekasi,mascipol.id – Jaga kondusifitas wilayah, Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi menggelar Apel Gabungan Sabuk Kamtibmas di Mako Polsek Serang Baru, Sabtu 25 April 2026. Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, S.H., M.H.

Apel yang dimulai pukul 16.00 WIB itu diikuti 122 personel gabungan. Rinciannya, 11 personel dari Polsek Serang Baru dan 111 personel dari Potensi Masyarakat atau Potmas Kecamatan Serang Baru.

Unsur Potmas yang terlibat cukup beragam. Mulai dari Pemuda Pancasila 18 orang, LMP 12 orang, GMBI 7 orang, BRIGEZ 9 orang, komunitas ojol 40 orang, FKPPI 2 orang, Pokdarkamtibmas 9 orang, Senkom 9 orang, hingga BPKB Banten 5 orang.

Dalam arahannya, AKP Hotma Sitompul menegaskan Sabuk Kamtibmas merupakan pengikat dan penguat untuk menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Serang Baru. Keberadaan Sabuk Kamtibmas diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kapolsek meminta seluruh elemen Sabuk Kamtibmas aktif menyampaikan informasi terkait keamanan. Mulai dari informasi tindak pidana, problematika warga, hingga potensi gangguan kelompok anarko yang anti pemerintah.

Hotma juga mengajak Potmas membantu mengarahkan dan menyampaikan pendapat kepada kelompok-kelompok tersebut agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum. Menurutnya, peran Potmas sangat vital sebagai lapisan pengamanan tambahan di masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan ikatan Sabuk Kamtibmas, Polsek Serang Baru akan memberikan bantuan setiap minggu kepada 35 orang anggota Potmas. Program bantuan itu akan dilakukan secara bergiliran.

Konsep Sabuk Kamtibmas memang mengedepankan peran aktif masyarakat. Elemen yang dilibatkan mulai dari ojek online, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan. Mereka menjadi mata dan telinga kepolisian di lingkungan.

AKP Hotma menyebut kehadiran Potmas dalam apel ini adalah wujud nyata komitmen bersama menjaga lingkungan dari berbagai potensi ancaman. Semangat yang sama ini penting untuk mewujudkan Kecamatan Serang Baru yang aman dan kondusif.

Ia mengingatkan dinamika sosial di masyarakat bisa berubah sangat cepat. Potensi gangguan dapat muncul dari hal kecil seperti provokasi media sosial, kesalahpahaman di lingkungan, persaingan antar kelompok, hingga aktivitas yang mempengaruhi aspirasi publik. Ia mencontohkan kerusuhan pada Agustus tahun lalu sebagai pembelajaran.

Kapolsek Serang Baru mengucapkan terima kasih atas kesiapsiagaan dan pengabdian seluruh peserta apel. Ia berharap apa yang dilakukan dengan tulus dapat membawa manfaat bagi terwujudnya keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di lingkungan Serang Baru. Kegiatan apel berlangsung aman dan kondusif hingga selesai.