Masalah Kejahatan Jalanan Jadi Fokus Patroli Polsek Cikarang Timur

 

CIKARANG TIMUR – Maraknya potensi kejahatan jalanan di malam hari menjadi perhatian serius Polsek Cikarang Timur. Wilayah hukum Polres Metro Bekasi itu terus dibayangi ancaman 3C: curat, curas, dan curanmor yang kerap terjadi saat warga lengah.

Masalah utama yang disasar adalah peredaran senjata tajam di kalangan pelaku kriminal. Sajam sering dipakai untuk aksi begal dan tawuran yang meresahkan warga Cikarang Timur, terutama di jam-jam sepi.

Ancaman narkoba dan minuman keras juga tak luput dari pengawasan. Peredaran barang haram ini dinilai jadi pemicu tindak kejahatan lain, karena pelaku sering beraksi di bawah pengaruh alkohol dan narkotika.

Pencurian kendaraan bermotor masih jadi momok di wilayah Cikarang Timur. Jalan Citarik Lama Desa Jatibaru dipetakan sebagai titik rawan curanmor karena minim penerangan dan sepi saat malam hari.

Aksi premanisme yang melakukan pungutan liar dan intimidasi terhadap warga juga masuk daftar masalah yang diberantas. Kehadiran preman berkedok ormas kerap membuat pelaku usaha kecil takut melapor.

Untuk menekan masalah itu, Polsek Cikarang Timur menggelar Operasi Kejahatan Jalanan pada Senin malam 1 Juni hingga Selasa dini hari 2 Juni 2026. AIPTU Safrullahi selaku Padal memimpin tiga personel menyisir Jalan Citarik Lama mulai pukul 23.30 WIB.

Dalam operasi, petugas fokus memeriksa pengendara yang melintas. Tujuannya jelas: mendeteksi pembawa sajam, pengedar narkoba, serta pelaku curanmor yang berkeliaran mencari target di wilayah hukum Cikarang Timur.

Masalah belum selesai di satu titik. Pukul 00.35 WIB, personel lanjut patroli biru kewilayahan di Jalan Raya Kampung Sasak Panjang, Desa Tanjung Baru. Ruas jalan ini rawan jadi lokasi curas dan begal karena jauh dari permukiman.

Selain patroli, masalah rendahnya kesadaran warga juga coba diatasi. Personel aktif memberi imbauan agar masyarakat waspada lingkungan dan berani lapor via 110 jika ada kejadian menonjol. Kejahatan jalanan sering terjadi karena pelaku merasa aksinya tak akan dilaporkan.

AIPTU Safrullahi menegaskan, patroli ini jawaban atas keresahan warga soal ruang gerak pelaku kejahatan di malam hari. “Masalah gangguan kamtibmas harus dicegah sebelum terjadi. Kami hadir untuk persempit niat pelaku,” ujarnya. Hingga patroli selesai, situasi Cikarang Timur dilaporkan aman kondusif.