Bekasi – Minggu, 31 Mei 2026, pukul 01.30 WIB. Sebagian besar warga Karangsari sudah terlelap. Namun di Jalan Citarik Raya, suasana berbeda. Lampu rotator biru Polsek Cikarang Timur menyala memecah gelap. Operasi Kejahatan Jalanan dimulai.
Wakapolsek AKP M. Jamaluddin turun langsung memimpin operasi. Didampingi Padal AKP Dedih, ia berdiri di titik yang sudah ditandai rawan. Tujuh personel menyebar, menghentikan motor dan mobil yang lewat dengan isyarat sopan tapi tegas.
Jalan Citarik Raya bukan tanpa alasan dipilih. Jalur ini menghubungkan beberapa desa, gelap di banyak titik, dan sering dipakai anak muda nongkrong sampai subuh. Catatan polisi menyebut lokasi ini rawan curanmor dan tempat kabur pelaku 3C.
Pemeriksaan dilakukan selektif. Petugas tidak menghentikan semua kendaraan. Yang disasar adalah gerak-gerik mencurigakan, knalpot bising, motor berbonceng tiga, atau pelat nomor tidak sesuai. Surat kendaraan dicek, jok dibuka, tas digeledah.
Seorang pengendara muda sempat gugup saat diminta membuka tas selempang. Setelah diperiksa, isinya hanya charger dan jaket. Ia tersenyum lega lalu melanjutkan perjalanan. Petugas hanya mengingatkan agar tidak kebut-kebutan di jam rawan.
AKP M. Jamaluddin menyebut OKJ bukan untuk menakuti warga. Justru sebaliknya, memberi rasa aman. Kehadiran polisi berseragam lengkap di jam 01.00 sampai 03.00 WIB adalah pesan jelas bahwa Cikarang Timur tidak kosong dari pengawasan.
Selama operasi, tidak ada senjata tajam yang ditemukan. Tidak ada narkoba, tidak ada barang ilegal lain. Barang bawaan warga bersih. Ini jadi sinyal positif bahwa pencegahan lewat patroli rutin mulai membuat pelaku berpikir dua kali.
Bagi warga yang melintas, pemandangan ini sudah mulai biasa. Pedagang sayur yang hendak ke pasar, buruh shift malam yang pulang, hingga ojek online merasa lebih tenang. Mereka tahu ada yang berjaga saat jalanan paling sepi.
OKJ berakhir menjelang pukul 03.00 WIB dalam keadaan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol, tidak ada laporan 3C sepanjang operasi. Jalan Citarik Raya kembali lengang, tapi jejak lampu biru meninggalkan rasa aman.
Polsek Cikarang Timur menegaskan operasi serupa akan terus digelar dengan pola acak. Hari ini di Citarik, besok bisa di tempat lain. Tujuannya satu, memastikan setiap warga Cikarang Timur bisa tidur nyenyak tanpa khawatir kejahatan datang di malam hari.
